Renungan Harian Remaja

Renungan Harian | Santapan Harian | Cerita Renungan | Lagu Rohani | Cerita Cinta dan Kasih Sayang

Penghisap Debu

Posted by future generation

Post by Renungan Harian Remaja 

Kategori Humor


Seorang sales memperagakan suatu alat penghisap debu model terbaru. Dia atas karpet ruang tamu ia menaburkan kopi, pasir dan debu. 
“Perhatikan, Nyonya, betapa istimewanya alat ini bekerja. Kalau nanti ada masih ada kotoran yang tertinggal, saya sendiri yang akan menjilatnya, kata sales itu dengan penuh keyakinan.
 “Baiklah kalau begitu, silakan anda peragakan, soalnya, sejak kemarin listrik kami mati!”, kata pemilik rumah dengan tenang.

[+/-] Selengkapnya...

4 Cara Mengenal Cinta Manusia

Posted by future generation

Post by Renungan Harian Remaja

Kategori  tips pacaran

Robert J. Wieland menganjurkan 4 cara untuk mengenal cinta manusia secara alamiah :

1. Tergantung pada keindahan dan kebaikan dari objeknya.
Secara alamiah kita memilih teman yaitu yang baik dan menyenangkan kita.
Kita jatuh cinta dengan pasangan yang berbeda dimana dia berpenampilan fisik baik, menyenangkan, pintar, dan menarik.

2. Tergantung pada kebutuhan.
Dua teman saling mencintai karena mereka membutuhkan satu sama lain. Seseorang merasa kesepian dan kosong bila tidak ada pasangannya.

3. Berdasarkan norma yang sudah ada.
Banyak orang Indonesia, contohnya : Masih mengikuti cara memilih teman hidup sesuai dengan norma yang ada di lingkungannya.

4. Selalu mencari dan mendaki yang lebih tinggi.
Tidak ada seorang pegawai yang mau posisinya tetap, mereka selalu menginginkan promosi. Politisi propinsi ingin mencapai menjadi politisi Negara. Demikian juga mencari pasangan hidup, banyak orang menginginkan hal yang lebih baik dari apa yang sudah mereka raih.

Raja Salomo memenuhi keempat cara yang dikemukakan oleh Wieland pada waktu yang bersamaan, tapi dia bertobat pada akhir hidupnya. Marilah kita mengambil pelajaran dari pertobatan Raja Salomo dalam hati kita dan jadilah bijaksana. Satu hal yang harus anda ketahui bahwa pernikahan adalah rencana Allah bagi kehidupan manusia. Kita tidak bisa menggunakan standar dunia untuk menggunakan pasangan yang terbaik dari Allah. Percayakan pada Allah dan nantikanlah!
Percayakanlah pada Tuhan. “Setiap langkah kesalahan akan diikuti langkah salah lainnya, sampai akhirnya dia merasa tidak dapat melepaskan rantai yang telah mengikatnya”
Bila setiap wanita dan pria mempunyai kebiasaan untuk berdoa dua kali sehari sebelum dia memutuskan untuk memasuki pernikahan, maka dia harus berdoa 4 kali sehari untuk mendoakan pernikahan yang akan dia masuki. Perkawinan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi jalan hidup dan masa depan kita, baik di dunia sekarang maupun didunia yang baru. 

[+/-] Selengkapnya...

Mitos yang Menghambat Diri Menjadi Orang yang Kreatif

Posted by future generation

Post by Renungan Harian Remaja

Kategori Tips
 
1. Orang yang kreatif hanyalah yang memang orang-orang yang memang kreatif

Pada kenyataannya, hamper semua penelitian menyatakan bahwa orang yang memiliki tingkat kecerdasaan intelektual yang rata-rata mampu untuk melakukan pekerjaan dengan tingkat kreatifitas tertentu.

2. Uang adalah pendorong munculnya kreatifitas

Seringkali orang beranggapan kreatifitas munculnya bila ada uang atau ketersediaan dana. Penelitian tentang kreatifitas menunjukkan bahwa uang bukanlah segalanya. Orang-orang yang kreatif mengatakan bahwa kreatifitas mereka bukan berdasarkan uang yang diberikan,. Justru orang-orang yang banyak memikirkan tentang bonus uang yang akan mereka terima malah memberikan sedikit waktu untuk dapat berkreatifitas.

3. Kreatifitas muncul karena adanya tekanan ‘deadline’

Penelitian mengatakan bahwa ketika orang bekerja di bawah tekanan, maka kreatifitas akan terpendam tidak hanya pada hari itu tetapi juga 2 hari sesudahnya. Tekanan waktu justru menghambat kreatifitas karena orang tidak dapat berkonsentrasi dengan masalah yang dihadapinya. Kreatifitas membutuhkan masa inkubasi yaitu waktu untuk orang dapat menganalisa masalah yang ada dan membiarkan ide-idenya muncul.

4. Kompetisi memunculkan kreatifitas

Dalam dunia finance dan industri high tech, ada keyakinan yang mengatakan bahwa kompetisi memunculkan inovasi. Pada kenyataannya survey mengatakan bahwa tim yang kreatif adalah tim yang merasa nyaman untuk membagikan ide-idenya dan mendiskusikan ide-idenya tersebut. Ketika orang berkompetisi untuk mendapatkan pengakuan, mereka akan berhenti untuk slaing bertukar informasi sehingga tidak berkolaborasi dan akhirnya memunculkan kreatifitas.

[+/-] Selengkapnya...

Iblis Bahagia

Posted by future generation

Posted by renungan harian remaja

kategori renungan 

Iblis Bahagia

Jika si iblis menulis ucapan bahagianya, maka bunyinya mungkin akan seperti ini :

• Berbahagialah orang yang terlalu capek, sibuk sehingga tidak punya waktu untuk bersekutu satu jam saja dengan TUHAN. Mereka adalah rekan kerjaku yang paling hebat.


• Berbahagialah orang yang menunggu ditegur dan mengharapkan pujian. Aku bisa memperalat mereka.


• Berbahagialah mereka yang terlalu sensitif. Dengan sedikit sentilan saja, mereka pasti tidak mau lagi bekerja dengan semangat. Mereka ini adalah ”fans-ku”.


• Berbahagialah mereka pembuat masalah. Mereka akan disebut anak-anakku.

• Berbahagialah mereka tukang mengeluh. Aku akan senang mendengarkan mereka.

• Berbahagialah mereka yang sudah bosan dengan gaya dan kekeliruan bosnys, karena mereka tidak akan mendapat apa-apa dari pekerjaaannya.

• Berbahagialah setiap karyawan yang berharap dibujuk-bujuk untuk disiplin kerja. Orang yang seperti ini hanya menambah masalah baru.

• Berbahagialah mereka yang suka gossip, karena mereka akan menimbulkan pertengkaran dan perpecahan. Ini sungguh menyenangkan saya.

• Berbahagialah mereka yang gampang tersinggung, karena mereka akan cepat marah dan pindah pekerjaan lain.

• Berbahagialah orang yang mengaku mengasihi Tuhan tetapi membenci saudaranya karena mereka akan bersama saya selamanya.

• Berbahagialah kamu yang membaca tulisan ini dan merasa ini cocok untuk orang lain dan bukan untuk diri sendiri. Kamu sudah dalam tangan saya.

Sumber : Future Generation (majalah renungan harian remaja)

[+/-] Selengkapnya...